Namaku alin,
aku lahir tanpa ayah. Ibuku seorang wanita perkasa diantara wanita2 yang ada dibumi ini. Bagaimana tdk? Ibuku selalu berangkat sblm subuh dan pulang tengah malam, ibuku cantik lebih cantik dari syahrini yang sedang dipuja2. Banyak lelaki yg mengaku sebagai ayahku, hingga aku bingung siapa yg pantas kupanggil ayah. Namaku alin,
aku besar diantara deruan knalp0t dan teriakan kenek. Kehidupanku ramai dan penuh kebisingan. Tempat bermainku tak selayaknya anak2 seusiaku. Jika teman2 sebayaku akrab dg barbie dan kitchen set maka aku akrab dg botol air mineral dan kardus bekas. Kepulan rokok dan bau miras semakin akrab di faringku. Namaku alin, aku tak pernah merasakan indahnya bersekolah. Memakai seragam merah putih dan mengend0ng tas penuh buku. Pernah aku tanyakan pada ibuku, kenapa aku tak disekolahkan saja? Biar aku bisa merubah nasib keluarga. Ibuku geram dan menjawab
"sekolah biar apa?"
"aku ingin pintar bu" jawabku lugu.
"hidup kita sudah ditakdirkan begini, menyekolahkanmu hanya akan membuat beban ibu bertambah"
aku menahan air mata saat ibu mengatakan hal itu padaku.
Pagi itu ibu sakit, dia tak bisa bekerja lagi. Ibu memaksaku untuk pergi ke terminal dan menemui bang pepen.
"ada bang pepen pak?"tanyaku pada seorang lelaki bertato berambut g0ndr0ng.
"gua pepen, lu siapa?" suaranya menggelegar, aku kaget. Aku diam
"lu alin yah, anaknya titis" dia menarik tanganku.
"i... Ia bang, ibu saya sakit jadi tdk bs kerja hari ini"
"gua uda tau, ibu lu uda bilang. Ayo buruan, lu yg gantiin tugas ibu lu hari ini"
hah? Aku kaget saat org yg bernama pepen itu blg aku yg harus menggantikan tugas ibuku hari ini. Aku alin, anak yang tidak pernah tau apa pekerjaan ibuku selama 8 tahun ini. Dan hari ini aku menggantikan ibuku menjadi kenek di sebuah bus dalam kota.
Seribu mata menganga menatapku bergelayut di metromini dan berteriak2 "Blok M..."
inilah kehidupan yang ibu sembunyikan selama ini.
"ga sekolah dek?" tanya seorang ibu paruh baya
"tdk bu, saya belum pernah sekolah." jawabku menyembunyikan sedih.
Mereka bilang, jalanan terlalu keras untuk anak seusiaku. Jalanan tdk pernah memandang kecil, muda dan tua. Segala hal adalah halal selama bisa menghasilkan uang.
Di tengah perjalanan hari pertamaku menjadi kenek aku menangis di pojok mushola. Tempat orang2 menyembah Tuhan mereka. Lalu siapa Tuhanku? Kenapa ibu tidak pernah sekalipun mengenalkanku pada Tuhan. Penjaga mushola itu memanggilku,
"kemari nak, sepertinya kau butuh minum"
lelaki tua itu menyodorkan segelas air. Aku meneguknya seperti orang yang kehausan setelah menempuh perjalanan jauh. Aku menguliti lelaki itu pelan, jauh sekali perangainya dengan bang pepen sopir bis yang aku kenek'i.
Pak tua ini lebih mendamaikan dan lebih halus. Apakah ayahku seperti pak tua ini? Atau justru seperti bang pepen? Tiba2 pertanyaan itu melayang di otakku.
" pak, kenapa si orang2 suka ke mushola?"
"karna mereka ingin bertemu dengan Tuhan."
"caranya gimana pak? Kok ibu saya tdk pernah mengajari saya bertemu dg Tuhan,"
"solatlah nak jika kau muslim, ke tempat ibadahlah sesuai agamamu"
perkataan pak tua itu membuatku berpikir seharian. Aku ingin bertemu Tuhan, aku ingin minta pada Tuhan dikirimkan seorang ayah yang baik dan kaya biar ibuku berhenti jadi kenek dan aku bisa sekolah.
Malam datang dan aku pulang bersama rasa lelah. Ibuku menyiapkan sayur bayam dan sambal terasi sepertinya enak. Menu yang tak pernah berubah di bawah tudung saji.
"mana hasil ngenek hari ini?" kata ibu seraya memeriksa kantong kaosku.
Selembar 50ribuan ibu dapatkan.
"darimana kamu dapat uang ini? Kamu nyolong ya?"
aku menggeleng
#Bersambung ...............
: sepanjang kp. Rambutan_Cipete @ Kopaja_
Monday, 20 February 2012
Syair Cinta (Jalaludin Rumi)
KERANA CINTA
Kerana cinta duri menjadi mawar
kerana cinta cuka menjelma anggur segar
Kerana cinta keuntungan menjadi mahkota penawar
Kerana cinta kemalangan menjelma keberuntungan
Kerana cinta rumah penjara tampak bagaikan kedai mawar
Kerana cinta tompokan debu kelihatan seperti taman
Kerana cinta api yang berkobar-kobar
Jadi cahaya yang menyenangkan
Kerana cinta syaitan berubah menjadi bidadari
Kerana cinta batu yang keras
menjadi lembut bagaikan mentega
Kerana cinta duka menjadi riang gembira
Kerana cinta hantu berubah menjadi malaikat
Kerana cinta singa tak menakutkan seperti tikus
Kerana cinta sakit jadi sihat
Kerana cinta amarah berubah
menjadi keramah-ramahan
KEARIFAN CINTA
CINTA yang dibangkitkan
oleh khayalan yang salahdan tidak pada tempatnyabisa saja menghantarkannyapada keadaan ekstasi.Namun kenikmatan itu,jelas tidak seperti bercinta dengan kekasih sebenarnyakekasih yang sedar akan hadirnya seseorang
CINTA
“Dia adalah, orang yang tidak mempunyai ketiadaan,Saya mencintainya dan Saya mengaguminya,
Saya memilih jalannya dan Saya memalingkan muka ke jalannya.
Setiap orang mempunyai kekasih, dialah kekasih saya,
Kekasih yang abadi. Dia adalah orang yang Saya cintai,
Dia begitu indah, oh dia adalah yang paling sempurna.Orang-orang yang mencintainya adalah para pecinta
yang tidak pernah sekarat. Dia adalah dia dan
dia dan mereka adalah dia.Ini adalah sebuah rahasia
Jika kalian mempunyai cinta, kalian akan memahaminya.
CINTA : LAUTAN TAK BERTEPI
Cinta adalah lautan tak bertepi
langit hanyalah serpihan buih belaka.Ketahuilah langit berputar karena gelombang Cinta
Andai tak ada Cinta, Dunia akan membeku.Bila bukan karena Cinta,
Bagaimana sesuatu yang organik berubah menjadi tumbuhan?
Bagaimana tumbuhan akan mengorbankan diri demi memperoleh ruh (hewani)?Bagaimana ruh (hewani) akan mengorbankan diri demi nafas (Ruh) yang menghamili Maryam?Semua itu akan menjadi beku dan kaku bagai salju
Tidak dapat terbang serta mencari padang ilalang bagai belalang.Setiap atom jatuh cinta pada Yang Maha Sempurna
Dan naik ke atas laksana tunas.Cita-cita mereka yang tak terdengar, sesungguhnya, adalah
lagu pujian Keagungan pada Tuhan.
PERIH CINTA
Perih Cinta inilah yang membuka tabir hasrat pencinta:Tiada penyakit yang dapat menyamai dukacita hati ini.Cinta adalah sebuah penyakit karena berpisah, isyaratDan astrolabium rahasia-rahasia Ilahi.Apakah dari jamur langit ataupun jamur bumi,Cintalah yang membimbing kita ke Sana pada akhirnya.Akal ’kan sia-sia bahkan menggelepar ’tuk menerangkan Cinta,Bagai keledai dalam lumpur: Cinta adalah sang penerang Cinta itu sendiri.Bukankah matahari yang menyatakan dirinya matahari?Perhatikanlah ia! Seluruh bukit yang kau cari ada di sana.
PERNYATAAN CINTA
Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata,
Kusimpan kasih-Mu dalam dada.
Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu,
Segera saja bagai duri bakarlah aku.
Meskipun aku diam tenang bagai ikan,
Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan
Kau yang telah menutup rapat bibirku,
Tariklah misaiku ke dekat-Mu.
Apakah maksud-Mu?
Mana kutahu?
Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu.
Kukunyah lagi mamahan kepedihan mengenangmu,
Bagai unta memahah biak makanannya,
Dan bagai unta yang geram mulutku berbusa.
Meskipun aku tinggal tersembunyi dan tidak bicara,
Di hadirat Kasih aku jelas dan nyata.
Aku bagai benih di bawah tanah,
Aku menanti tanda musim semi.
Hingga tanpa nafasku sendiri aku dapat bernafas wangi,
Dan tanpa kepalaku sendiri aku dapat membelai kepala lagi.
TANPA CINTA, SEGALANYA TAK BERNILAI
Jika engkau bukan seorang pencinta,
maka jangan pandang hidupmu adalah hidup
Sebab tanpa Cinta, segala perbuatan tidak akan
dihitung Pada Hari Perhitungan nanti
Setiap waktu yang berlalu tanpa Cinta,
akan menjelma menjadi wajah yang memalukan dihadapanNya.
Burung-burung Kesedaran telah turun dari langit
dan terikat pada bumi sepanjang dua atau tiga hari
Mereka merupakan bintang-bintang di langit
agama yang dikirim dari langit ke bumi
Demikian pentingnya Penyatuan dengan Allah
dan betapa menderitanya Keterpisahan denganNya.Wahai angin, buatlah tarian ranting-ranting
dalam zikir hari yang kau gerakkan dari Persatuan
Lihatlah pepohonan ini ! Semuanya gembira
bagaikan sekumpulan kebahagiaan
Tetapi wahai bunga ungu, mengapakah engkau larut dalam kepedihan ?
Sang lili berbisik pada kuncup : “Matamu yang menguncup akan segera mekar. Sebab engkau telah merasakan bagaimana Nikmatnya Kebaikan.”Di manapun, jalan untuk mencapai Kesucian Hati
adalah melalui Kerendahan Hati.
Hingga dia akan sampai pada jawaban “YA” dalam pertanyaan :
“Bukankah Aku ini Rabbmu ?”
I am Me
I own all my triumphs and successes,
I am me
in all the world,
there is no one else like me.
There are persons who have some parts like me,
but no one adds up exactly like me.
Therefore,
everything that comes out of me
is authentically mine
because i alone chose it.
I own everything
about me my body,
including everything it does;
my mind,
including all its thoughts and ideas;
my eyes,
including the images of all they behold;
my feelings,
whatever they may be anger,
joy,
frustration,
love,
disappointment,
excitement;
my mouth,
and all the words that come out of it,
polite,
sweet or rough,
correct or incorrect;
my voice,
loud or soft;
and all my actions,
whether they be to others or to myself.
I own
my fantasies,
my dreams,
my hopes,
my fears.
all my failures and mistakes.
Because I own all of me,
I can become intimately acquainted with me.
By so doing I can love me
and be friendly with me in all my parts.
I can then make it possible for all of me
to work in my best interests.
I know there are aspects
about myself that puzzle me,
and other aspects that
I do not know.
But as long as i am friendly
and loving to myself,
i can courageously and hopefully look for the solutions to the puzzles
and for ways to find out more about me.
However I look and sound,
whatever I say and do,
and whatever I think and feel at a given moment in time is me.
This is authentic and represents where i am at that moment in time.
When I review later how
I looked and sounded,
what I said and did,
and how i thought
and felt,
some parts may turn out to be unfitting.
I can discard that which is unfitting,
and keep that which proved fitting,
and invent something new for that which I discarded.
I can see,
hear,
feel,
think,
say,
and do.
I have the tools to survive,
to be close to others,
to be productive,
And to make sense and order out of the world of people and things outside of me.
I own me,
and therefore I can engineer me I am me and I am okay.
_copied of VIRGNIA's poem_
Sebelum Kau Menduakan Wanita...
Bismillahir-Rahmanir-Rahim ... "Cemburu merupakan sebagian dari iman. Mempermainkan (wanita) merupakan sebagian dari nifak" (HR. Ad Dailami).
Wanita, makhluk paling ajaib yang diciptakan dari tulang rusuk pria ini merupakan ujian terbesar bagi kaum pria.
Wanita, bisa menjadi nikmat yang mampu mengantar pria pada surga dunia dan surga akhirat, pun wanita bisa menjadi bala yang menjerumuskan pria ke neraka dunia dan neraka akhirat.
Kebaikan wanita bisa menegakkan negara, namun keburukannya dapat menghancurkan negara. Daya dan gaya tarik apapun tak ada yang mampu menandingi daya dan gaya tarik wanita.
Itulah salah satu sebab mengapa Allah mengiming–imingi hamba–hambaNya dengan surga yang didalamnya dihadirkan wanita–wanita cantik. Sebab jika sudah berurusan dengan wanita, apapun bisa dilakukan pria, bahkan berkorban nyawa sekalipun.
Tapi dibalik kesuper poweran wanita itu ada sebuah kelemahan [yang sering dimanfaatkan pria], wanita ternyata gampang dibohongi (iya kan?).
Pria, makhluk yang [merasa] punya banyak cinta, sebagiannya selalu tertantang untuk menaklukkan banyak wanita. Pria sanggup memacari banyak wanita sekaligus dalam satu waktu. Dan itu menjadi kebanggaan bagi dirinya.
Hmm, memang pria mana sih yang tidak bangga bila bisa menaklukkan banyak wanita dalam satu waktu pula. Dia akan disebut sebagai pria hebat, lelaki jagoan dan tentu saja banyak yang merasa iri. Semakin banggalah dia dengan prestasi yang membuatnya menjadi titik mata tersebut.
Tapi ternyata kebanggaan itu, puji–pujian itu dan iri hati itu salah tempatnya. Betapa tidak, kePLAYBOYan ternyata amat sangat erat hubungannya dengan keMUNAFIKan.
Keplayboyan merupakan sinergi dari 35% dusta, 30% ingkar janji, 33% khianat dan 2% ketampanan (maaf kalau persentasinya salah, soalnya nggak pengalaman, maklum nggak punya yang 2%, hehehe).
Tanda orang munafik itu ada tiga yaitu, apabila berbicara dusta, apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat (HR. Syaikhan dari Abu Hurairah r.a).
Biasanya seorang playboy dalam melakukan hubungan segi banyaknya selalu dan sering melakukan kebohongan demi kebohongan.
Dari identitas pribadi yang disamarkan, perasaan yang sebenarnya dan berbagai hal yang terkait dengan upaya melanggengkan hubungannya dengan korban.
Pandai membuat janji–janji manis yang bukan untuk diwujudkan tapi hanya sekedar janji gombal untuk mendapat apa yang diinginkan.
Mahir pula mencari alasan–alasan masuk akal untuk membatalkan janji jika ternyata harus bentrok dengan aksi–aksi lainnya. Soal pengkhianatan, tidak usah dijelaskan lagi karena sudah begitu jelas.
Sementara kemunafikan itu sendiri termasuk kebatilan tingkat tinggi dan sangat berbahaya bagi hidup dan kehidupan umat manusia.
Kemunafikan bahkan lebih berbahaya dari kekafiran karena kekafiran akan tampak nyata tapi kemunafikan terselubung oleh kebaikan dan keimanan. Maka patutlah Allah memberi hukuman yang sangat dahsyat untuk para munafikin ini.
"Sungguh, orang–orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka" (QS. An Nissa 4 : 145).
"Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman : "Tunggulah kami! Kami ingin mengambil cahayamu". (Kepada mereka) dikatakan : "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diantara mereka dipasang dinding (pemisah) yang berpintu. Di sebelah dalam ada rahmat dan di luarnya ada azab" (QS. Al-Hadid 57 : 13).
"Orang-orang munafik itu memanggil orang-orang mukmin, "Bukankah kami dahulu bersama kamu?" Mereka menjawab, "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan kamu hanya menunggu, meragukan (janji Allah) dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah; dan penipu (setan) datang memperdaya kamu tentang Allah" (QS. Al-Hadid 57 : 14).
"Maka pada hari ini tidak akan diterima tebusan dari kamu maupun dari orang-orang kafir. Tempat kamu di neraka. Itulah tempat berlindungmu, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali" (QS. Al-Hadid 57 : 15).
Yang masih niat atau yang sedang jadi playboy silakan dipikir sebelum melanjutkan niatnya atau keasyikan menjalani status playboy-nya.
Jika khawatir jatuh menjadi munafik sejati segeralah membelokkan langkah ke jalan kebaikan karena untuk menjadi munafik sejati hanya butuh satu tambahan syarat saja dari tiga syarat yang telah ada.
"Ada empat hal yang jika berada pada diri seseorang maka ia menjadi munafik sesungguhnya dan jika seseorang memiliki kebiasaan salah satu daripadanya, maka berarti ia memiliki satu kebiasaan (ciri) nifak sampai ia meninggalkannya; bila dipercaya ia khianat, jika berbicara ia bohong, jika berjanji ia ingkari dan bila bertengkar ia berkata kotor" (Muttafaqun alaihi).
Jadilah pria terhormat yang menyayangi wanita dan lupakan slogan "mumpung masih laku". Karena sebenarnya itu hanya menipu diri sendiri.
INGATTTTT!!!ALLAH SELALU MENGAWASI KITA!!!
“Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu” (QS. Al-Baqarah 2 : 45).
Wallahu’alam bishshawab, ...
~ o ~
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....
Saturday, 18 February 2012
Self Digesting
Ketika berbicara self digesting maka akan teringat pada
Hernowo penulis buku Self digesting yang juga penulis Quantum Reading n Quantum
Writing. Yupz ketika kita membicarakan self digesting maka akan focus pada
diri, bagaimana seseorang memiliki semacam ala untuk mengenali diri
sendiri.Karena menurut para filosof n agamawan, puncak dari segala ilmu adalah
ilmu mengenali diri sendiri. Sebuah riwayat mengatakan barang siapa mengetahui
dirinya, diapun akan mengetahui Tuhannya. So, alat apa yang bisa kita gunakan
untuk mengidentifikasi cirri – cirri diri kita. Berpijak pada gagasan – gagasan
Peter Drucker, sosok hebat dalam mengelola diri namun ia juga seorang
cendekiawan yang mampu menghadirkan terobosan2 baru dalam memaknai hidup yang
terus berubah.
Perlu kita sadari bahwa semua orang memiliki potensi yang
luar biasa ketika kita mau mengasahnya. Selama ini akumerasa bisa menjadi
apapun yang aku inginkan, aku baru menyadari bahwa diriku memang penuh potensi.
Memang aku tak bisa menjadi seseorang sesuai dengan harapan oranglain. Namun
aku yakin sekali aku bisa menjadi apa saja asal aku mengenali diriku dan aku
mau berusaha sekuat daya untuk menjadi apa yang kumau.
Apakah sekarang aku sudah menjadi sesuatu yang aku harapkan?
Ataukah kini aku sudah menjadi orang hebat? Yang mampu membuat sejuta mata
terpana dengan karya besarku. Atau aku sudah banyak berkontribusi bagi
semestaku? Bahkan aku tak bisa menjawabnya. Rasanya aku belum menjadi apa2 , namun aku sudah belajar untuk menjadi
semua itu. Dan kini aku sedang bermetamorfosa.
Dan kita bisa
menjadi apapun itu?
Namun terkadang
mental pesimism kita lebih kuat menduduki tentakel – tentakel otak kita, hingga
akhirnya kita hanya menjadi pemuja mimpi dan bermimpi tanpa aksi untuk
merealkan apa yang kita inginkan. Mental itu tumbuh ketika kita membiarkan rasa
sedih, derita bersemayam lebih lama dalam hati kita. Lalu kita akan kembali
mengingat bahwa mengenali dirilah jawaban agar bisa kembali pada tujuan awal
kita.
Ketika kita sudah
tau potensi apa yang kita miliki lalu yang harus kita lakukan adalah bagaimana
potensi yang kita miliki mampu menjadi aset yang patut diinventasikan. Apakah
diri kita sudah layak untuk dipasarkan? Kata Rhenald, dalam buku hukum ‘If you
want to sell everything about ur self, u’ll get nothing’. Maka hal yang harus
kita lakukan selanjutbya adalah meyakinkan orang lain bahwa anda adalah apa
yang anda citrakan didepan mereka. So, mencari inner self adalah PR untuk kita
sebelum kita memasarkan diri kita.
Jangan khawatir
untuk tampil ketika kita telah mengenali diri kita…. (Bersambung)
“Yang penting dari bakat, kekuatan atau
pengetahuan adalah kemampuan untuk menertawakan diri sendiri dan menikmati
mengejar sebuah impian”
(Amy Grant)
Desember on my diary..
Desember 2010
bulan ini telah mengantarkanku pada kehidupan baru, kehidupan yang tak pernah kuharapkan dalam sepanjang diary. dulu aku rajin keluar masuk rumah sakit karena penyakit yang berbeda, tapi bulan itu tidak aku harus menghabiskan minggu terakhir desemberku di Bangsal Wijaya, ruangan berukuran 3x3 itu engap. hanya aku seorang sendiri, menguliti waktu yang mencekam setelah gejala penyakitku akut selama 3 minggu. batuk semakin tak wajar, tubuhku semakin tak bertenaga, tinggal kulit pembungkus tulang. Papah... aku hanya mengharapkan keajaiban hadir saat itu, berhari demam tinggi... batuk dan akhirnya dr. Chrisni mengirimku pada ruang isolasi. bukan karena aku sakit aneh saat itu, tapi aku sedih karena saat aku sakit aku hanya seorang diri. Kakakku baru saja melahirkan, tak baik jika keponakanku yang masih kecil itu harus lama - lama diruanganku karena hal itu kan beresiko menularkan penyakitku."Dok, sebenarnya saya sakit apa? kenapa saya harus di isolasi?" pertanyaanku satu pagi ketika dokter chrisni memeriksaku. ia hanya diam dan tersenyum"Uda gpp, sebentar lagi sembuh, yang penting doyan makan." jawaban yang tak aku harapkan.sudah 4 hari aku begini begini saja, demam tiap malam dan kepanasan tiap pagi, bolak balik ke Toilet. minum obat, disuntik dan check darah."Mas, kenapa tiap saya tanya dokter ga pernah dijawab emang saya sakit apa si mas?" tanyaku sedikit memaksa pada seorang perawat yang sedang mengganti infusku."Nanti ya mba, sedang di liat dulu. besok pasti tau ko ..."Hening, aku bosan dengan kondisi seperti ini. berhari teman2ku datang silih berganti menjagaku, aku merasa merepotkan mereka sangat. Arrrgggghhh....
Kamis, 23 Desember 2010
Dokter Chrisni dan beberapa perawat datang kekamarku. semua terlihat tegang... aku hanya tersenyum"selamat pagi dok..." sapaku"pagi, gimana masih demam?" balasnya dengan lirih karena tertutup masker.tak lama perawat menyuruhku duduk dan mengatakan akan ada pembedahan kecil (penyedotan cairan dari paru2ku) aku hanya diam terbata mengucapkan "baiklah". tak ada kakakku, hanya ada Icha (sahabatku) saat itu. aku berharap semua akan baik - baik saja setelah bius pertama disuntikkan ke bagian bawah pundakku. sakit... sakit"Hiks ibu ... " aku mulai menangis pelan.jemariku erat menggenggam bantal, 2jam berlalu dan akhirnya aku pingsan setelah cairan itu tak lagi mengalir. setelah terbangun perawat yang biasa mengontrolku mengatakan" Uda mba, minum obatnya semoga besok bisa lebih baik dan bisa pulang..."luhku menetes, Icha mendekatiku. tangannya meraih jemariku yang lemah." Uda jangan nangis uda kelar ko, mau lihat ga tad proses penyedotan? tadi aku videoin ko..."yah aku liat semuanya dari awal pembedahan hingga berakhir. 2500 ml bukan sedikit jika itu menggenangi paru2. cairan berwarna hijau lumut itu masih ada di bawah dipan rumah sakit, apa ini cairan air Danau saat aku tenggelam di Palembang awal bulan desember lalu? itulah pertanyaan yang hadir.Kondisiku memang berangsur baik tapi aku semakin schock saat dokter chrisni mengijinkanku pulang "Besok pulang dan pengobatan berlanjut 7 bulan."aku masih terbata mengkaji maksud dokter berambut pendek berkaca mata tebal itu. sebelum pulang perawat yang biasa aku panggil 'mas' itu mengantarkanku ke Radiologi untuk kesekian kalinya aku menjalani rongten paru. hasilnya memang tak begitu baik, tapi lebih baik dari kondisi awal saat aku masuk.
Sabtu, 26 Desember 2010
aku diijinkan pulang dan dokter chrisni memberitahukan kenapa aku harus diisolasi? kenapa aku harus menjalani terapi obat selama itu dan mengapa aku harus begini begitu dan...TB Paru melekat pada diriku hari itu. aku tak berani mengatakan apa penyakitku pada orang2 karena aku tak siap dengan resiko, dijauhi mereka. Dan lambat laun orang2 sekitarkupun tau tentang sakit yang aku derita.
January, 2011
aku masih menjalani terapi yang dianjurkan oleh dokterku. setiap sebulan sekali kontrol dan dapat obat baru, setiap hari berteman dengan obat. Berat badanku berangsur normal, rutinitasku berangsur normal pula tapi tidak dengan perlakuan mereka terhadapku.aku menjalani semua prosesnya aku berharap Tuhan memberikan yang terbaik dan aku yakin selalu ada makna yang terselubung dari sakit yang Dia kirimkan untuk Hamba_Nya.
Aku penderita TB Paru yang tak pernah rela jika aku dan sesama penderitaku diasingkan dari kehidupan. tak ada seorangpun yang terlahir kedunia ini mau dan mengharapkan satu penyakit pada tubuhnya, termasuk aku. aku memang tak seharusnya begini, tapi aku kesal ketika aku harus dijauhi karena penyakit ini. aku sudah sakit dengan penyakit ini ditambah sakit hati karena perlakuan mereka. aku berhak atas diriku, aku tau apa yang harus dan tak harus aku lakukan selama masa pengobatan ini belum berakhir. aku ingin mereka tau, orang2 seperti aku tak seharusnya di jauhi atau diasingkan karena hal ini akan membuat kondisi kejiwaan penderita semakin rapuh. saat seperti ini aku butuh semangat dan dukungan dari orang2 terdekatku bukan perlakuan mereka.
Semoga Mereka tak pernah ada
#aku selalu ingin marah jika ada yang mengeluh didekatku, entah kenapa begitu. aku selalu ingin mengatakan betapa beruntungnya mereka? betapa tak bersyukurnya mereka dengan kondisi yang mereka keluhkan.aku ingin memaki temanku itu, dan aku ingin ia tau betapa Allah masih sayang padanya hingga menurunkan flu itu padanya. aku ingin ia tau masih banyak orang yang lebih parah sakitnya tapi tidak pernah mengeluh dan mengumpat seperti dia...
# aku selalu ingin menangis, bukan karena aku cengeng. tapi aku tak tega ketika aku harus menemui berpuluh orang kesakitan di rumah sakit. mereka yang kutemui adalah orang2 yang hebat, karena mereka selalu yakin Allah memberikan kesempatan bagi mereka untuk bisa melanjutkan kehidupan dalam keadaan sehat. lalu bagaimana dengan mereka yang dianugrahi kesehatan yang sempurna oleh Allah? apakah mereka pernah merasa dan berpikir 'bagaimana jika aku sakit?' dan apakah mereka pernah mensyukuri kesehatan mereka?sepertinya tidak semua orang tau jika kesehatan yang mereka miliki adalah aset termahal yang mereka punya hari ini.
# aku ingin mengelus dada ketika mereka mulai memamerkan barang2 branded yang mereka beli dari uang orangtuanya, dan tempat2 yang mereka kunjungi tiap liburan? atau pacara mereka yang punya mobil keren ga ketulungan. bukan aku iri, sungguh tapi aku ingin mereka sadar bahwa mereka baru saja memamerkan ketidakmampuan mereka hidup dalam kesederhanan. serta mereka tak berani mengakui apa yang sesungguhnya mereka miliki dan apa yang sepatutnya mereka banggakan? kenapa tidak belajar membanggakan diri sendiri dengan prestasi atau semua dari hasil keringat sendiri?
#aku selalu tersenyum ketika mereka mengatakan aku old style karena aku yang tak mengikuti style yang sedang berkembang. aku ingin mereka tau, aku punya cara untuk menjadikanku berbeda diantara pemuja perkembangan fashion. aku ingin mereka mengenalku sebagai 'aku seutuhnya' dalam zaman apapun bukan sebagai topeng2 baru.
#aku selalu ingin membuktikan pada mereka yang selalu mengatakan organisasi menghancurkan nilai diperkuliahan, aku ingin orang2 yang mengatakan itu paham kuliah itu bukan hanya sekedar duduk, mendengarkan, mencatat, mengerjakan dan pulang. kuliah bukan hanya dikelas, karena kehidupan ini tak hanya tentang teori tapi juga tentang praktek, sosialisasi, berpolitik.
# aku selalu kesal melihat teman2ku menghabiskan waktunya nongkrong dipinggir jalan, atau sekedar menghabiskan waktu di mall sedangkan tugas kuliah mereka tak pernah dikerjakan. dan tiba saat pengumpulan tugas mereka akan mengeluarkan sejuta alasan dan mengutarakan sejuta kesibukan. aku ingin mereka tau bagaimana rasanya kuliah sambil bekerja? bagaimana sulitnya membagi waktu agar tak ada yang terkorbankan? aku ingin mereka sadar betapa berartinya waktu yang kita miliki hari ini yang berdampak di masa depan?
# aku selalu menangis ketika ada seorang anak yang berlaku kasar pada Ayah atau ibunya. bahkan yang hanya bisa menuntut ini, itu tanpa peduli kondisi orangtuanya. aku ingin mereka tau bagaimana sakit dan sedihnya ditinggalkan seorang ayah? dan bagaimana rindunya jauh dari seorang ibu? mereka tentu tak merasakannya karena hari ini mereka masih punya orang tua yang sempurna. aku ingin mengatakan kepada mereka 'sayangi orangtuamu'...
# aku selalu mengingatkan pada mereka yang sudah berpasangan, untuk menjaga hubungan mereka. agar tetap mensyukuri apapun kekurangan dan kelemahan pasangan mereka, karena banyak orang yang kurang beruntung hingga tak kunjung menemukan pasangan hidup di penghujung usia.
#mungkin aku sama dengan mereka yang aku gambarkan tapi aku selalu berusaha untuk tidak menjadi seperti 'mereka' yang aku tuliskan. semoga 'mereka' yang aku tuliskan itu tak pernah ada dalam kehidupan ini...
#aku ingin belajar menghargai mereka dan aku harap mereka menghargaiku
Subscribe to:
Comments (Atom)